• Politik

    Cuci Gudang Oligarki Lama

    Semoga ada berkah yang terselubung, blessing in disguise, dari kerusuhan 21-22 Mei pasca pengumuman pemilu KPU kemarin. Kerusuhan itu sangat disayangkan. Ia menjadi noda dalam rajutan demokrasi pada masa Reformasi kita. Ia adalah salah satu noktah hitam terbesar dalam masa Reformasi: 6 orang meninggal. Kalender pada saat kejadian seperti menjadi tuah: 21 Mei, tepat 21 tahun peringatan Reformasi. Ketika demonstrasi dan kerusuhan itu terjadi, tengah malam menjelang dini hari waktu Indonesia, saya mengamatinya dari layar televisi melalui livestreaming dari jarak ribuan mil. Saat itu siang menjelang petang waktu Los Angeles. Saya melihat bentrokan dengan penuh cemas dan sedih. Sedih karena apa yang saya takutkan akhirnya terjadi. Dilihat dari narasi yang…

  • Esai Pendek

    Nasib Jurnal Akademik Kita

    Di satu sisi, saya senang melihat berjamurnya jurnal-jurnal di lingkungan perguruan tinggi kita. Hampir setiap jurusan bersemangat membuat jurnal. Bahkan satu fakultas bisa memiliki beberapa jurnal. Di sisi lain, saya sebenarnya prihatin. Jika dilihat lebih dalam, alasan pendirian jurnal-jurnal itu lebih banyak didorong oleh aspek politik-administratif ketimbang aspek akademik. Jurnal menjadi bagian penting dari penilaian atau akreditasi kelembagaan. Karena itu, jurnal ‘dipaksa’ didirikan bukan karena kepentingan dan minat akademik, tapi karena untuk memenuhi kepentingan penilaian administrasi. Kepentingan politik-administratif ini berbanding lurus pula dengan aturan akreditasi yang menimpa para penulis. Para penulis yang rata-rata dosen itu ‘dipaksa’ menulis bukan karena minat akademik, tapi lebih karena kepentingan politik-administratif akreditasi. Banyak dosen menulis…