• Catatan Harian

    Surat Terbuka untuk Para Analis Bank Kita

    Ketika saya menulis ini, saya sedang sedih. Sudah 3 bank menolak aplikasi kepemilikan KPR rumah saya. Alasannnya? Saya dianggap tidak punya pendapatan tetap yang mencukupi. Bahasa kasarnya, saya dianggap terlalu miskin. Kalau diberikan cicilan kredit, saya dianggap tidak akan bisa membayarnya. Apa karena saldo di rekening saya tidak cukup? Bukan sombong, meski bukan orang kaya, saya juga tidak miskin-miskin amat. Rekening di 4 bank saya, Mandiri, BNI, RDN Mandiri dan Bank of Amerika, cukup sehat dan berisi. Apa karena saya pengangguran? Bukan sombong, saya ini dosen, juga konsultan di lembaga internasional. “Gaji Bapak dari kampus sangat kecil, hanya x jutaan. Sementara konsultan itu pekerjaan tidak tetap. Kalau tiba-tiba diputus bagaimana.…

  • Catatan Harian

    Kemana Kawan Kita, S?

    “Untuk S yang hilang ditelan filsafat.” Begitu bunyi dedikasi sebuah buku. Buku itu ditulis untuknya, oleh sahabatnya ketika kuliah di STF dulu. S memang raib entah ke mana. Ia seperti hyang, menghilang. Tapi saya yakin bukan karena ditelan filsafat. Ia hilang karena kami, kawan-kawannya, atau keluarganya, tak segera merengkuhnya. Tangannya tak segera kita tarik kembali ke dunia nyata. Dan ia kini seperti fatamorgana. Saya selalu memikirkannya setelah mendengar cerita pilu itu. Tak percaya perjalanan hidupnya akan seperti sekarang ini. S anak yang sangat cerdas, artikulatif dan berdedikasi untuk apa yang ia sukai dan cintai. Tapi juga introvert dan sering terlihat melankolik. S suatu hari berkonsultasi kepada saya di basecamp forum…