• Budaya

    Sisi Lain Amerika: #1 Rasisme

    Seorang ibu tua, sekitar 65 tahun, tiba-tiba ditendang sampai tersugkur di keramaian kota New York. Pelaku ruapanya tidak puas. Setelah ibu itu tersungkur, ia kembali menendang kepalanya berkali-kali. Kejadian itu terjadi di siang bolong. Orang-orang seperti tidak peduli. Petugas keamanan malah seperti mencoba menghindar dan menutup kantor yang ia jaga. Kebengisan itu terjadi minggu lalu. Rekaman video CCTV dan telepon gengagam yang terseber segera menyulut kemarahan dan kecaman. Peristiwa itu tidaklah lebih brutal. Sebelumnya, mungkin bulan lalu, 8 orang meninggal sia-sia ditembak ditempat spa milik komunitas Asia di Atlanta. Beberapa orang tua di San Francisco juga mengalami kekerasan. Tentu ada banyak peristiwa lain lagi yang tidak perlu diceritakan di sini.…

  • Inspirasi

    Apakah Masih Perlu ‘Ruang Tamu’?

    Ketika kecil, saya selalu dilarang Abah untuk terlalu lama duduk atau main di ruang itu. Ruangan itu sedikit terpisah lorong pendek dari ruangan lain di rumah kami. Kursi dan mejanya selalu rapih. Beberapa figura terpajang di dinding. Lemari kecil berisi pernak-pernik berada di sudut ruangan. Sementara itu, kursi di ruang lain lebih jelek dan sudah sedikit kusam. Ruangan juga tidak serapih ruangan tadi. Ketika melarang saya terlalu lama duduk-dukuk dan bermain di ruang itu, Abah selalu bilang: “Takut ada tamu, malu kalau berantakan.” Ruang itu, ruang yang selalu lebih rapih dan dengan furnitur yang lebih bagus, disebut ‘ruang tamu.’ Abah tidak sendiri. Hampir semua rumah-rumah di kampung, juga di kota,…