-
Haruskan yang Terluka Dieksekusi?: Sebuah Refleksi tentang HHI.
Biasanya para sarjana fokus pada perdebatan tentang bagaimana memahami tradisi dengan berkonsentrasi pada teks dan konteks. Untuk memahami teks dengan benar, seseorang diharuskan mengetahui kondisi budaya dan sosio-politik zaman di mana teks tertentu diproduksi. Pendekatan ini sama sekali tidak keliru, tapi tidak mencukupi. Ketika kita menelusuri tradisi Islam, misalnya, kita sering dihadapkan dengan kekayaan khasanah yang luar biasa. Namun khasanah itu bisa berujung pada buah si malakama. Pada teks orang bisa merujuk penghalalan tindakan paling keji. Pada teks pula orang bisa menyandarkan tindakan paling mulia. Teks, singkat kata, selalu berwajah janus. Karena itu, yang harus dilakukan ketika melakukan penelitian tradisi keagamaan, menurut saya, adalah langkah ini: memeriksa…
-
Islam dan Urusan Kemanusiaan: karya pembuka di awal tahun
Bayangkan, kalau sebuah kota sebesar Aceh tiba-tiba lumpuh karena bencana, diterjang tsunami terbesar dalam sejarah umat manusia, setidaknya dalam 500 tahun terakhir. Ratusan ribu orang meninggal dunia, jutaan lainnya kehilangan tempat tinggal, pekerjaan dan lain-lain. Bayangkan juga, kota sedamai Homs atau Aleppo, atau kota indah di pantai selatan Filipinna, Zamboangga, tiba-tiba porak-poranda karena konflik bersenjata. Ratusan ribu orang meninggal, jutaan orang mengungsi dan kehilangan tempat tinggal. Juga, yang terpenting, mereka kehilangan tempat aman untuk hidup. Bayangkan, dalam kondisi seperti itu apa yang biasa anda, kawan anda, keluarga anda, atau manusia lainnya lakukan? Naluri manusiawi anda, juga saya, pasti akan dengan sendirinya menggerakan kita untuk membantu, dengan cara…





