• Catatan Harian

    Jaga Jarak dan Tenggang Rasa di Masa Corona

    Badai pasti berlalu. Tapi pertanyaannya: seberapa parah badai itu menimpa kita. Juga seberapa lama. Para ahli masih kebingungan melihat pola penyerangan, model mutasi dan tentu saja cara penanganan virus ini. Jambu biji, kunyit, pisang, disebut-sebut bisa menangkal. Tapi percayalah bahwa itu semua belum diuji secara klinis. Baru sebatas pendapat ahli melalui modeling. Sampai saat ini jelas belum ada kesepakatan apa obatnya. Di Seattle, Amerika Serikat, baru diuji coba vaksinnya dua hari lalu. Tapi untuk sampai proses produksi masal, jika uji coba itu berhasil, membutuhkan waktu sampai setahun lebih. Obat dan upaya satu-satunya yang dianggap cukup efektif adalah pencegahan. Caranya bagaimana? Tes orang sebanyak-banyaknya. Tujuannya untuk mencegah orang yang terjangkiti virus…

  • Catatan Harian

    Mengamati Corona di Amerika #2

    Akhirnya Presiden Trump mengumumkan Kondisi Darurat Corona di Amerika. Banyak yang menduga-duga mungkin ia juga tertulari virus itu karena minggu lalu ia menerima delegasi dari Brazil. Sepulang dari Amerika, Presiden Brazil dan beberapa orang rombangannya yang berjumpa Trump di Mar A Lago postif Corona. Rasa panik semakin terasa melingkupi komunitas di sekitar Los Angeles. Satu kasus sudah dilaporkan terjadi di Culver City, wilayah tetangga tak jauh dari tempat tinggal saya. Setelah menanti seminggu dengan perasaan tidak pasti, hari ini akhirnya Dinas Pendidikan Dasar Los Angeles (LAUSD) mengumkan sekolah akan diliburkan selama dua minggu mulai Senin, esok lusa (16 Maret 2016). Sepertinya ini kebijakan yang paling tepat. Tapi coba bayangkan apa…