-
Menikah
Sebuah langkah besar saya ambil saat itu dengan penuh kebimbangan dan kegamangan. Bimbang karena saat itu saya merasa belum cukup matang, belum cukup kaya dan belum cukup percaya diri untuk berubah status. Sedikit gamang karena bagi siapaun yang akan menjalin hubungan abadi, pertanyaan apakah dia calon yang cocok selalu saja menghinggapi. Tapi langkah besar itu harus diambil: menikah. Ya, menikah diusia 28 tahun. Menikahi seoarang perempuan yang saya yakini akan jadi pasangan hidup terbaik abadi. Saat itu umurnya 23. Kami selisih sekitar 5 tahun. Kata orang itu usia yang pas. Saat itu saya sudah punya pekerjaan meski belum tetap. Saya saat itu hanya yakin bahwa saya punya…
-
Gejala Genit Berbahasa
Waktu pulang kerja tinggal setengah jam lagi. Entah kenapa hasrat untuk menulis ini tidak bisa dibendung lagi. Mungkin karena sudah tidak kuat dan jengah setelah seharian memelototi naskah sebuah buku yang akan segera diterbitkan. Jadilah tulisan ini menjadi curahan keluh-kesah. Adapun perihal yang membuat saya risau dan mengeluah adalah kebiasaan kita semua dalam berbahasa: kita terlampau genit dan manja dalam memakai bahasa serapan, terutama dari bahasa Inggris. Apalagi kalau sudah urusan buku ilmiyah. Memang ada banyak istilah baku ilmiyah yang itu datangnya dari bahasa Inggris. Istilah-istilah itu baharu dan karena itu bahasa ibu kita, bahasa Indonesia atau rumpun bahasa Melayu, masih kelimpungan mencari padanannya. Dan untuk alasan…





