• Sekedar catatan akhir tahun

    Saya selalu bermimpi kembali pada masa-masa dimana saya selama beberapa hari bermesraan dengan buku, memeras keringat memahami sebuah teori atau bolak-balik mebuka beberapa kamus untuk memahami sebuah kalimat rumit dari fragmen yang ditulis Nietzsche. Saya merasa waktu itu telah hilang. Hilang diculik kesibukan yang mulai membosankan. Ya, pergi dari satu kota ke kota lain, berpindah hotel 4 kali dalam dua minggu di 5 kota, berbicara hal yang sama berulang-ulang pada forum seminar dan pertemuan. Membosankan. Saya ingin duduk, menikmati buku, membuat catatan dan ditemani secangkir kopi. Putar musik kesukaan dari U2 atau Sting dengan suara sedang untuk membantu otak terus bergejolak. Cukup memakai sarung saja dan kaus…

  • Sekolah lagi

    Setelah hampir lima tahun hidup di Jakarta, memulai meniti karir dan menjalani kehidupan, saya tiba-tiba seminggu ini begitu gelisah. Senang bisa gelisah kembali karena selama ini mungkin hidup saya terlalu datar, atau terlalu sibuk dan terjebak dengan rutinitas. Saya gelisah ingin kembali ke bangku kuliah Terkesan aneh. Apalagi yang hendak dicari? Pekerjaan lumayan bagus: gaji lebih dari cukup, hampir setiap bulan jalan ke luar negeri untuk pekerjaan, beban pekerjaan tidak sampai membuat begadang setiap malam–bahkan masih sempat menulis untuk blog dari waktu senggang!