• Catatan Harian

    Mengamati Corona di Amerika #2

    Akhirnya Presiden Trump mengumumkan Kondisi Darurat Corona di Amerika. Banyak yang menduga-duga mungkin ia juga tertulari virus itu karena minggu lalu ia menerima delegasi dari Brazil. Sepulang dari Amerika, Presiden Brazil dan beberapa orang rombangannya yang berjumpa Trump di Mar A Lago postif Corona. Rasa panik semakin terasa melingkupi komunitas di sekitar Los Angeles. Satu kasus sudah dilaporkan terjadi di Culver City, wilayah tetangga tak jauh dari tempat tinggal saya. Setelah menanti seminggu dengan perasaan tidak pasti, hari ini akhirnya Dinas Pendidikan Dasar Los Angeles (LAUSD) mengumkan sekolah akan diliburkan selama dua minggu mulai Senin, esok lusa (16 Maret 2016). Sepertinya ini kebijakan yang paling tepat. Tapi coba bayangkan apa…

  • Catatan Harian

    Mengamati Corona di Amerika

    Awalnya orang-orang di sini menganggap virus Covid-19 sebagai urusan orang Asia, terutama Tiongkok. Saya masih ingat presiden Trump beberapa kali berseloroh bahwa Virus itu tak lebih dari flu biasa. Baginya saat itu, urusan ekonomi lebih penting. Masih belum terbayang bahwa Amerika akan seperti hari ini, tiga minggu lalu Situasi memang cepat sekali berubah. Kini perlahan rasa khawatir dan ketakutan mulai menjangkiti semua orang. Super market seperti dijarah. Tisu toilet menjadi barang langka. Beras habis. Sanitasi untuk tangan susah sekali dicari. Masker hilang dipasaran. Setelah itu lantas universitas-universitas diliburkan dan perkuliahan dilakuakan secara daring. Semua acara perkumpulan, festival, konferensi, dibatalkan. Perusahaan-perusahaan sebagian menyuruh pekerja bekerja di rumah. Baru hari ini saya…