• Dorong dirimu ke ujung batas!

    “Dorong dirimu ke ujung batas kemampuanmu”. Kita sering mendengar kata-kata itu dari para motivator di televisi. Dorong diri kita ke ujung batas kemampuan kalau kita mau maju, tumbuh dan berkembang. Tapi pernahkah kita mencobanya? Saya selalu tidak tahu apakah saya sudah cukup jauh mendorong diri saya. Juga saya tidak terlalu mengerti dimana batas-batas kemampuan diri saya. Kenapa? Sederhana saja: ketika kita mendorong diri kita ke wilayah baru dan asing, kita sebenarnya sedang memindahkan batas kita lebih jauh. Semakin dikejar batas diri kita, semakin pula ia lari menjauh. Batas kemampuan manusia tidaklah baku dan beku. Dia selalu pindah seiring keinginan kita mencarinya dan mendorongnya. Tahun 2009 ketika di…

  • Resmi menjadi kandidat doktor

    Ketika dahulu duduk di ruang kumuh di Jalan Semanggi satu membaca karya-karyanya, tidak terbayang saya bisa secara langsung belajar padanya. Masih ingat ketika saya mengumpulkan semua buku-bukunya dalam bahasa Indonesia. Ketika semua bukunya dalam bahasa Indonesia sudah terkumpul, saya mulai penasaran membaca langsung bukuny dalam bahasa Inggris. Seingat saya saya menemukan bukunya di salah satu perpustakaan di Menteng. Karena merasa tertarik, saya kemudian secara serius menuliskan salah satu pokok pemikirannya dalam skripsi saya. Setelah hampir 15 tahun berlalu sejak 2003, jalan hidup membawa saya ke tempatnya mengajar di Los Angeles. Tentu setelah berputar ke Melbourne, Belanda dan beberapa tempat lain. Dalam perjalanan itu saya juga menemukan tempat…