• LA Notes

    Bertemu Mali

    Rambutnya menjuntai, mukanya lucu dan menggemaskan. Badannya semampai. Kalau berlari, rambutnya terbawa angin ke belakang membentuk gelombak seperti ombak. Dia cantik dan menawan. Kami mulai jatuh cinta. Dua anak saya tak henti-henti berceritra betapa lucu dan cantiknya Mali. Yarra, anak saya yang kecil, berkali-kali menagih janji kapan bertemu lagi dan bermain dengan si cantik Mali. Ini pertemuan pertama kami dengan Mali. Pada satu jam pertama, kedua anak saya dihinggapi perasaan serba salah: ingin bermain dan menyentuhnya karena lucu, tapi takut dan khawatir. Ada terlalu banyak beban dibenaknya. Mali yang sangat baik dan lucu itu masuk ke rumah kami. Kedua anak saya mulai serba salah. Amartya dan Yarra naik ke atas…

  • LA Notes

    Menanti Mereka Tiba

    Pekerjaan paling membosankan, juga menggeliskahkan adalah penantian. Saat menanti seseoorang, waktu seperti membeku. Berkali-kali menengok jam di tangan, tanpa sadar memastikan hari ini tanggal berapa. Selalu dihitung berapa hari lagi waktu yang dinanti tiba. Apa yang harus disiapkan. Baju apa, makanan apa, sepatu apa yang harus dipakai dan dihidangkan. Penantian adalah penderitaan. Penderitaan yang akan hilang dalam sekejap ketika yang dinanti saatnya tiba. Begitulah aku. Kini menenti mereka. Mereka adalah kedua anakku dan istri tercinta. Selama hampir 7 bulan ini kami terpisah ribuan mil. Mereka di Jakarta. Aku di Los Angeles. Kami terpisah untuk sementara karena aku harus sekolah lagi, kuliah doktoral di UCLA. Sesuai rencana, mereka baru akan menyusul ketika…