• Islam

    “Muslim” di Negara “Non-Muslim”

    Oleh: Zezen Zaenal Mutaqin Saya sadurkan pendapat professor saya tentang bagiaman hukum tinggal di negara “non-Muslim”. Ini penting terutama buat yang masih ngotot harus hijrah dan mendirikan negara “Islam”. Nanti akan saya sambung lagi dengan saduran berikutnya. Silahkan di sebar :). Kalimat dalam [] dari saya. —– [Bagaimana hukumnya jika seseorang harus tinggal di negara “non-muslim”. Saya simpan kata “Non-Muslim” karena kata negara Islam dan negara Non Islam sendiri masih diperdebatkan. Tapi baiklah, untuk tulisan pendek ini, klasifikasi dalam fikih klasik, dimana dunia dibagi dengan sederhana pada dar-Islam (tanah Islam) dan dar-kuffar (negara non-Islam). Untuk menjawab pertanyaan itu, seperti biasa, para ulama ahli fikih klasik terlibat dalam diskusi yang kompleks…

  • Islam

    Anjing dalam Islam

    Wacana Islam tentang kodrat dan kegunaan anjing menunjukan serangkaian ketegangan terkait fungsi sejarah, mitologi, hal-ihwal pemikiran, serta pembaharuan dalam Islam. Nyatanya, debat terkait isu kenajisan anjing, kebolehan memiliki dan hidup bersama binatang ini adalah salah satu isu utama  yang menunjukan tantangan dan dinamika hubungan antara hukum keagamaan yang diwahyukan dan fungsi alamiyah mahluk hidup. Lebih lanjut, beberapa hal dalam perdebatan ini juga terkait dengan dinamika kuasa, patriarki dan, secara lebih luas, perilaku yang dibentuk secara sosial terhadap unsur-unsur yang dipinggirkan dalam masyarakat. Mirip dengan apa yang terjadi dalam hikayat rakyat Eropa pertengahan, anjing hitam, dalam tradisi Islam, dilihat sebagai sesuatu yang membawa ancaman dan mara bahaya[1]. Menurut salah satu riwayat…