• Islam

    Membaca Grotius lewat Taj al-Salatin dari Aceh*

    Oleh: Zezen Zaenal Mutaqin Belakangan ini Hugo Grotius telah dibaca ulang terkait peranannya sebagai ‘bapak hukum internasional’. Karya-karya yang ditulis oleh Peter Borsschberg, Martine van Ittersum dan Eric Wislon telah secara mendasar merubah anggapan lama yang mapan tetang Grotius sebagai peletak dasar, arsitek dan empu gagasan hukum antar bangsa atau hukum internasional. Dalam publikasi beberapa orang yang tadi disebutkan itu, Grotius digambarkan sebagai seorang yang cerdik tetapi sangat kompromis terutama terkait legitimasi kolonialisme Belanda pada masa itu. Dia semacam intelektual pro-rezim yang siap melakukan pesanan penguasa Republik Belanda untuk kepentingan kolonialisme—saat itu Belanda masih berbentuk Republik. Para penafsir ulang Grotius ini mengalihkan perhatian kajian dari buku De iure belli ac…

  • Islam

    Perihal Nabi dan Sepasang Sepatu

    Diyakini sebagai sepatu Nabi.

    Oleh: Zezen Zaenal Mutaqin Siapa kira bahwa sepatu, pada awal mula Islam lahir, adalah penanda identitas yang penting. Untuk meneguhkan identitas pengikutnya, Nabi melarang beberapa hal yang dianggap tasabuh (menyerupai atau meniru) perbuatan atau identitas pengikut agama lain, terutama Nasrani dan Yahudi. Salah satu bagian dari aksesoris pakaian yang membedakan antara ibadah pengikut Nabi Muhammad dengan kaum Yahudi Medinah adalah sepatu. Ya, sepatu. Dalam latar budaya Arab saat itu, sepatu adalah penanda posisi yang dihormati. Sepatu, setidaknya sebagaimana dihikayatkan oleh Al-Maghribi dalam Fath al-Muta’al, adalah “pakaian para nabi”. Nabi juga diriwayatkan menyuruh para sahabatnya untuk menjaga dan mengurus sepatu karena “ia adalah gelang kaki kaum lelaki”. Apakah anda tahu, salah…