• Setelah Si Das Man Setahun Ph.D: Mencari Ritme

    Saya sendiri lupa, Septemper silam genap setahun saya menjadi Ph.D. Perasaan baru kemarin saya tiba dari Amerika: tergopoh-gopoh, sedikit linglung dan dirundung kesedihan karena kepergian orang tua saya ketika saya dan keluarga baru saja tiba dan berada di karantina. Setelah itu hidup seperti bergerilya dengan sakit dan kematian karena pandemi. Kami sekeluarga selamat meski banyak sekali kabar duka karena pandemi dunia. Di tengah kondisi yang menegangkan dan menakutkan itu saya menyelesaikan sekolah doktoral. Jangan-jangan pandemi adalah pendorong utama kenapa saya cepat selesai kuliah: saya tidak bisa melakukan apapun selain fokus pada disertasi. A blessing in disguise. Dan jadilah pada September 21 saya mempertahankan disertasi secara online. Tiga…

  • Surat Sakti Dari Kak Edi.

    Ketika Profesor Azra menjabat sebagai Rektor UIN Jakarta, saya baru masuk kuliah di kampus itu. Prof. Azra pula yang memindahkan tali di topi wisuda saya. Jadi umur saya dengen Kak Edi, begitu beliau disapa oleh para juniornya, terpaut sangat jauh. Karena itu cerita saya tentang Kak Edi lebih baik dimulai di masa menjelang saya lulus kuliah. *** Karena cukup aktif di kampus, menjelang lulus kuliah saya sering diajak terlibat dalam kegiatan-kegiatan di lembaga penelitian. Seorang dosen yang kebetulan waktu itu menjabat sebagai sekretaris Lembaga Penelitian meminta saya terlibat dalam sebuah proyek penulisan buku dan beberapa seminar. Saya diminta membuat draft proposal dan lain-lain. Setelah berjalan beberapa lama,…