-
Perihal ‘Cleaveage’
Mungkin sekitar 6 dari 10 perempuan bule yang aku temui di jalan berpakaian dengan memperlihatkan belahan dada. 8 dari 10 memakai celana, rok atau baju diatas lutut memperlihatkan paha. Buat Iman atau Dumas hal ini jelas berkah. Buat saya juga tidak jauh berbeda. Memasuki musim panas di Melbourne selalu membuat lelaki normal kaya Iman, Sugeng dan Dumas penuh dilema: mereka tahu itu aurat, tapi masalahnya auratnya ada di mana-mana. Ingin rasanya, kata Dumas, mengalihkan pandangan dari pemandangan indah itu, cuma masalahnya, tengok kanan ada, tengok kiri ada, jongkok lebih bahaya. Nikmati saja 😉 Apa yang bisa direnungkan dari cara kebanyak perempuan di Melbourne berpakaian? Ada homogenitas cara…
-
Setelah Amartya Hampir Sebulan
Mengurus anak kecil lebih sulit ketimbang mengurus sebuah organisasi. Dia tak bisa diajak negosiasi, apalagi kompromi. Semua keinginannya harus dituruti. Masalahnya, kita harus menafsirkan apa keinginannya. Itu yang susah. Amartya jadi bos keluarga sekarang. Tak ada kompromi. Dia otoriter. Aku masih harus meraba-raba apa keinginannya. Setiap malam, sejak dia lahir, aku dan istriku kehilangan tidur pulas. Tangisannya akan meledak setiap 2 jam. Aku harus menerapkan ilmu hermeneutika untuk menafsirkan tangisannya. Apakah dia ingin makan? Itu selalu analisa pertama. Oke, ibunya akan dengan senang hati menyusui. Kadang setelah itu dia tidur lagi. Tapi seringnya terus menangis, mendendangkan nyanyian di malam sunyi. Penafsiran tangisan tahap kedua diterapkan: tangisannya…



