-
Mimpi demokrasi murah
Harusnya demokrasi kita diobral. Atau setidaknya didiskon 50% saja. Sekarang, setelah 15 tahun Reformasi berjalan, kita semua menyadari demokrasi kita kemahalan. Kemahalan dalam artian yang sesungguhnya. Biaya politik menjadi sangat tinggi. Seorang calon anggota dewan harus merogoh kantong dalam-dalam. Bisa lebih 1 M untuk calon anggota DPR. Bahkan bisa jauh lebih besar. Seorang calon walikota di tempat saya tinggal konon, menurut tim suksesnya, harus mengeluarkan uang lebih dari 30 milyar. Bayangkan, 30 milyar. Tidak habis fikir kenapa orang mau mengeluarkan uang sebanyak itu untuk sebuah jabatan? Atau justru uang mungkin bukan sama sekali masalah buat seseorang yang ingin jabatan? Padahal semua orang tahu, selama dia menjabat, seluruh…


