-
ICRC, Sampai Jumpa!!!
Mulai hari ini, saya tidak lagi berkeja untuk ICRC. Bukan karena bosan apalagi karena dipecat. Bukan. Saya harus meninggalkan ICRC karena harus kembali kuliah. Mungkin anda sudah tahu saya akan ‘mesantren’ lagi di UCLA mulai pertengahan Agustus ini dan akan mondok disana selama 4 tahun. Karena waktunya cukup lama, saya tidak mungkin mengajukan cuti. Kalau bekerja di ICRC ini seperti PNS, mungkin saya akan mengajukan cuti di luar tanggungan negara. Tapi model kerja di ICRC tidak seperti itu. Pilihan satu-satunya tentu harus berhenti kerja. Tentu berhenti bekerja bukan berarti setelah itu antara saya dan ICRC tidak ada lagi komunikasi. Dalam dunia yang serba terhubung ini, setiap kita…
-
Buang Sampah
Berapa banyak kita membuang sampah setiap hari? Saya sendiri tidak pernah menghitung berapa banyak. Tapi setiap pagi, selepas mencuci piring, gelas, kwali dan panci kotor serta membersihkan dapur, Istri saya meminta saya membuang sampah, rata-rata satu atau dua kantung kresek. Beratnya mungkin lebih dari dua atau tiga kilo. Isi sampahnya apa, jangan ditanya. Pasti sama: kulit pisang, biji salak, sisa nasi, sisa sayuran, kertas, plastik, botol minuman, biji mangga. Kepala ikan dan tulang ayam belakangan jarang masuk list isi tong sampah karena sering disedekahkan kepada kucing-kucing kampung yang sudah diakui sebagai peliharaan Yarra, anak saya yang perempuan. Dan setiap pagi ada puluhan juta orang melakukan hal yang…




