-
Membaca Grotius lewat Taj al-Salatin dari Aceh: tentang sejarah hukum internasional*
Oleh: Zezen Zaenal Mutaqin Belakangan ini Hugo Grotius telah dibaca ulang terkait peranannya sebagai ‘bapak hukum internasional’. Karya-karya yang ditulis oleh Peter Borsschberg, Martine van Ittersum dan Eric Wislon telah secara mendasar merubah anggapan lama yang mapan tetang Grotius sebagai peletak dasar, arsitek dan empu gagasan hukum antar bangsa atau hukum internasional. Dalam publikasi beberapa orang yang tadi disebutkan itu, Grotius digambarkan sebagai seorang yang cerdik tetapi sangat kompromis terutama terkait legitimasi kolonialisme Belanda pada masa itu. Dia semacam intelektual pro-rezim yang siap melakukan pesanan penguasa Republik Belanda untuk kepentingan kolonialisme—saat itu Belanda masih berbentuk Republik. Para penafsir ulang Grotius ini mengalihkan perhatian kajian dari buku De…
-
Asep dan Album Barunya
Oleh: Zezen Zaenal Mutaqin Alunan sebelas lagu baru menemani saya menulis catatan ringan ini. Lagu-lagu itu mungkin sekarang belum banyak orang yang mendengarkan dan menikmatinya. Tapi mungkin, insyaallah, tak lama lagi lagu-lagu itu segera terkenal. Yang menyanyikan lagu-lagu itu kawan baik saya. Saya tahu sebelumnya dia sedang menggarap sebuah album indie, tapi mengetahui proyek ‘isengnya’ selesai begitu cepat, buat saya adalah sebuah kejutan tersendiri. * Namanya Asep. Mungkin karena namanya, saya merasa memiliki kedekatan tersendiri. Kita sama-sama USA: Urang Sunda Asli. Dia dari Banten, wilayah ujung barat tatar Sunda, dan saya dari Kuningan di ujung timur. Kami bertemu, kenal dan menjadi kawan baik sejak kami sama-sama kuliah di…



