-
Nek
Tiba-tiba saya ingat Mimi, Ibu saya. Saya memanggilnya Mimi. Anak-anak saya, cucu Ibu saya, biasa memanggilnya Nek. Entah kenapa tiba-tiba senyumnya yang khas datang menyapa saya baru saja. Beberapa hari lalu saya juga bermimpi bertemu dengannya. Di bus dalam perjalanan ke kampus, saya tiba-tiba merasa Ibu masih ada dan ia seperti memberi tahu bahwa ia bahagia melihat saya berada di sini. Permintaan saya terakhir padanya adalah agar Nek mendoakan saya dari Kota Suci Mekah perihal semua urusan sekolah saya ke Amerika. Saya sampaikan kabar bahwa saya baru saja mengirim lamaran ke fakultas hukum UCLA untuk jadi mahasiswa doktoral. Nek mengira saya mengirim aplikasi untuk jadi dosen di…


