-
Bertemu Mali
Rambutnya menjuntai, mukanya lucu dan menggemaskan. Badannya semampai. Kalau berlari, rambutnya terbawa angin ke belakang membentuk gelombak seperti ombak. Dia cantik dan menawan. Kami mulai jatuh cinta. Dua anak saya tak henti-henti berceritra betapa lucu dan cantiknya Mali. Yarra, anak saya yang kecil, berkali-kali menagih janji kapan bertemu lagi dan bermain dengan si cantik Mali. Ini pertemuan pertama kami dengan Mali. Pada satu jam pertama, kedua anak saya dihinggapi perasaan serba salah: ingin bermain dan menyentuhnya karena lucu, tapi takut dan khawatir. Ada terlalu banyak beban dibenaknya. Mali yang sangat baik dan lucu itu masuk ke rumah kami. Kedua anak saya mulai serba salah. Amartya dan Yarra…

