Ang Zen

Catatan Zezen Zaenal Mutaqin — hukum, sejarah, dan hidup sehari-hari

  • A Blessing in Disguise: Parmin Penjual Mi Ayam

    Kalau anda pernah tinggal di New York, Los Angeles, Leiden, Toronto, atau Melbourne, saat malam dingin dan sedikit lapar, yang terbayang adalah suara tukang skuteng yang lewat membawa aroma jahe hangat. Atau ketika kembali dari kampus dan berhenti di halte perempatan dekat apartemen, yang terbayang adalah tukang gorengan langganan di simpang Pesanggrahan dekat kampus UIN Ciputat. Untuk kita yang tinggal di Jakarta, telinga kita telah terlatih dengan aneka rupa suara dalam interval waktu, penanda jenis makanan tertentu. Pagi hari suara ‘teng-teng-teng’ adalah bubur ayam, lontong sayur atau ketoprak. Jam 8-9 pagi abang sayur berteriak memanggil ibu-ibu yang segera berhamburan atau membalas teriakan memanggil si Abang dari jauh.…

Jangan lewatkan tulisan baru

Update tulisan terbaru langsung ke email Anda. Tanpa spam, hanya catatan.

Pamulang Permai 1, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Indonesia
zenzaenal@gmail.com

© Ang Zen — Zezen Zaenal Mutaqin. All rights reserved.