-
Filsafat Unyu-unyu
Lagi musim yang unyu-unyu. Semuanya menjadi begitu. Awalnya bahasa di media sosial, tapi lantas menjalar para sendi-sendi kehidupan lain. Sebaiknyasi unyu-unyu juga menjajah lapangan filsafat. Kalau unyu-unyu sudah bisa menjajah filsafat, pasti ia tak seram dan membosankan lagi Filsafat itu pada dasarnya unyu-unyu. Lugu dan tak berdosa. Pertanyaan-pertanyaan filosofis adalah pertanyaan lugu dan polos. Tanpa aling-aling atau hijab ideologi, kepentingan, agama, prasangka dan lain-lain. Semoga bisa segera bergerak untuk menyusun draf buku Filsafat unyu-unyu, biar yang unyu-unyu bisa baca filsafat dan biar filsafat jadi kembali lugu.
-
Racun Online!
Setidaknya dua minggu terakhir ini saya selalu saja merasa gelisah. Penyebabnya sederhana: saya merasa terlalu menyia-nyiakan waktu. Ada banyak waktu luang yang bisa dimanfaatkan. Dunia memang sudah berubah. Saya terlampau sibuk tidak mengerjakan apa-apa. Penyakitnya selalu saja dimulai dari berita di internet dan kicauan orang-orang di twitter. Juga Facebook. Tiga hal itu menjadi racun buat kehidupanku. Juga mungkin kehidupan anda. Entah berapa lama kita menghabiskan waktu membaca berita yang itu-itu saja. Memelototi ocehan kawan-kawan kita di twitter. Atau memberi komentar pada foto genit seorang kawan. Jika waktu itu dipakai untuk jogging, pasti ratusan kilo kalori terbakar di perut yang semakin buncit ini. Sempat sekitar sebulan lalu saya…


