Budaya

Filsafat Unyu-unyu

Lagi musim yang unyu-unyu. Semuanya menjadi begitu. Awalnya bahasa di media sosial, tapi lantas menjalar para sendi-sendi kehidupan lain. Sebaiknyasi unyu-unyu juga menjajah lapangan filsafat. Kalau unyu-unyu sudah bisa menjajah filsafat, pasti ia tak seram dan membosankan lagi

Filsafat itu pada dasarnya unyu-unyu. Lugu dan tak berdosa. Pertanyaan-pertanyaan filosofis adalah pertanyaan lugu dan polos. Tanpa aling-aling atau hijab ideologi, kepentingan, agama, prasangka dan lain-lain.

Semoga bisa segera bergerak untuk menyusun draf buku Filsafat unyu-unyu, biar yang unyu-unyu bisa baca filsafat dan biar filsafat jadi kembali lugu.

Leave a Reply

%d bloggers like this: