-
Sebulan di Utrecht
Who had a beauty too much more than human? Oh, where are the snows of yesteryear! (Francois Villion) Sore yang indah baru saja pergi. Aku mengantarnya beranjak pergi dari jendela rumah studio. Aku titipkan salam rinduku untuk istri dan anak-anakku di kampung. Aku tahu, esok pagi dia akan menemui Amartya dan istriku di suatu desa yang jauh di sana. Kelinci berlarian di dekat jendela, lompat ke sana ke mari, menikmati hangatnya sore yang indah. Domba-domba di seberang sana, seperti biasa, tidak peduli dengan situasi apapun. Mereka hanya makan rumput. Sudah sebulan aku di Utrecht, Belanda. Meski terasa waktu berjalan lambat, akhirnya aku sampai juga di ujung bulan…
-
Liburan yang menyedihkan di Utrecht
Semuanya karena hal sepele: lupa bawa kunci. Pagi itu saya hendak membuang sampah ke luar sambil menikmati secangkir teh manis. Karena berniat hanya beberapa menit saja keluar, saya tidak membawa kunci. Saya pikir pintu tidak perlu dikunci toh tidak akan ada yang masuk. Pintu apartemen juga masih terlihat karena tong sampah terletak di dekat tangga persis di samping kamar. Seolah tidak ada yang salah, saya kembali ke kamar. Teh sudah hampir habis. Pintu kamar saya dorong. Tidak terbuka. Sekali lagi saya coba. Tetap tidak terbuka. Hati saya mulai berdebar-debar. Ketika itulah saya baru sadar bahwa rupanya pintu apartemen yang saya tempati dirancang untuk mengunci secara otomatis. Jadi…




