• Masih adakah Indonesia: Renungan Kemerdekaan

    Melirik kalender yang setia duduk di sudut meja kerja dengan ujung mata, saya tiba-tiba terhenyak. Agustus hampir saja berakhir. Hari ini tanggal 26, hanya kurang seminggu bulan merah putih itu akan pergi. Terhenyak bukan hanya karena merasa waktu melesat lintang-pukang, tapi juga karena Agustus selalu penuh kenangan. Dari kecil, buat saya agustus adalah lomba makan kerupuk, balap karung dan panjat pinang. Ketika masih digjaya sebagai anak-anak, semua lomba itu dengan suka cita diikuti. Hadiahnya tak seberapa namun bahagianya mendatangkan kerinduan pada Agustus-agustus. Setelah tak lagi kanak-kanak, Agustus selalu saja terasa spesial. Dalam hidup saya, ada dua penanda waktu yang selalu saya pakai untuk mengevaluasi hidup: Agustus dan…