-
Diantara Dua Himpitan Kegalauan
Saya coba fokus kembali ke jurnal-jurnal dan laporan yang harus dibaca dan tidak memikirkan apa yang baru saja terjadi di NKRI. Tapi belum bisa. Masih galau dan ingin curhat. Kegalauan saya biasanya sembuh setelah saya menulis karena menulis buat saya adalah sebuah metode katarsis. Saya dihimpit kegalauan dari dua sisi: di negeri rantau tempat saya tinggal dan di rumah sendiri. Sebagai mahasiswa yang baru datang di Amerika, saya datang pada saat kampanye untuk pemilihan Presiden Amerika Serikat sedang panas-panasnya. Hillary Clinton (Partai Demokrat) dan Donald Trump (Partai Republik) mengerahkan semua upaya untuk saling menjatuhkan dan mengalahkan. Ada satu cerita yang menarik untuk anda. Di Amerika, salah satu…
-
Jumpa Muka
Jumpa muka Jumpa pikiran dan jiwa Kita bangun dunia baru bahagia… Saya tidak akan melanjutkan syair lagu kesukaan saya ketika jaman dulu kuliah. Jika dilanjutkan syair itu akan menjadi ideologis. Itu lagu perjuangan organisasi saya ketika di Ciputat. Namun kali ini saya tidak akan bertutur perihal seluk-beluk masa kuliah dulu. Saya membatasi syair lagu sampai di situ karena, entah kenapa, syair lagu itu menggelora, menghentak di kepala saya sejak pagi. Begitu keluar dari ruangan 360 De Neve, angin yang sejuk menerpa wajah saya tiba-tiba menggemakan lagi itu. Terbayang dibenak saya tangan-tangan terkepal meski muka anak-anak mahasiswa itu tirus kurang gizi. Penuh gelora. Syair itu begitu penting dan…


