Whatsapp Web

WA

Kata emak saya, kalau mau berkah sering-seringlah berbagi dan bersedekah, terutama berbagi ilmu dan rezeki. Lihat pohon teh, semakin sering dipetik daunnya, semakin langgeng dan lebat daunnya.

Nah, kali ini saya mau berbagi sebuah trik sederhana yang sangat bermanfaat. Sudah ada banyak yang menulis ini mungkin, namun banyak juga yang belum tahu, termasuk tetangga ruangan di kantor saya banyak yang belum tahu.

Buat yang seharian duduk di kantor dan membuka laptop untuk mengerjakan beragam pekerjaan kantor, bolak-balik membuka pesan yang masuk ke Whatsapp kadang menjengkelkan. Apalagi kalau pesan yang masuk banyak karena kita sedang berdiskusi dengan kelompok tertentu. Juga jempol jadi autis karena cape mengetik di layar telepon bimbit yang kecil sekali itu. Nah, sekitar 3 bulan ini saya berhenti bolak balik laptop-HP hanya untuk menjawab semua pesan masuk ke WA. Caranya?

Gampang sekali. Sejak sekitar 4 bulan lalu Whatsapp melakukan terobosan baru yang bagus sekali. Mereka memperkenalkan Whatsapp Web. Artinya, semua fitur layanan Whataspp bisa dilihat di layar laptop kita. Kita bisa kirim dan terima semua jenis pesan dari layar laptop. Untuk mengaktifkannya, kita cukup perbaharui WA kita ke yang paling baru. Setelah itu buka browser kita. Oh iya, sebaiknya pakai Chrome biar lebih stabil. Cukup ketik www.web.whatsapp.com di peselancar Chrome dan nanti akan muncul semacam barcode. Kalau barcode itu sudah muncul, kita buka aplikasi Whatsapp di telepon bimbit (HP) kita dan masuk ke setting, klik ‘WhatsApp Web’ di menu setting. Lantas anda diminta untuk menscan barcode yang tadi muncul di layar laptop dengan kamera dari aplikasi wahtaspp. Tralalaaaa, anda bisa wa-an di laptop. Mudah sekali

Selamat mencoba

Keyboard buat Ipad

Punya iPad ipad keyboardmemang menyenangkan. Saya sudah dua kali ganti tipe. Sekarang saya memegang iPad Air, ipad terbaru. Lebih banyak dipakai anak untuk main game. Sesekali dipakai untuk melihat jejaring media sosial. Itu saja selama ini fungsinya.

Tapi tidak mulai sekarang. Sebuah cara sederhana bisa membuat iPad lebih dari sekedar gamming gadget atau browsing tool. Masalah mendasar pada iPad yang ingin dipakai untuk bekerja adalah ketiadaan tombol ketik fisik. Karena mengetik memakai tombol virtual sangat tidak praktis dan tidak bisa dilakukan dalam jangka panjang dan lama.

Setelah tengok kanan kiri dan cari tahu di internet, sekarang saya mengetik post ini menggunakan Keypad Ipad Air dari Lapara, AddKee F9. Memang ini tidak semahal Logitect atau merek lain. Tapi fungsi dasar bagi umumnya tombol fisik untuk mengetik terpenuhi. Disambungkan dengan iPad melalui Bluetooth. Tak ada masalah sejauh ini. Harganya setengahnya Logitect. Keyborad Lapara Ipad Air ini hanya 500 ribuan. Bahkan saya cek ada toko dunia maya yang menawarkan harga lebih murah.

Dengan Keyboard tambahan ini Ipad sekonyong-konyong menjelma menjadi lebih berguna untuk pekerjaan ketik-mengetik. Jika perjalanan jauh untuk urusan kerjaan tak perlu lagi bawa laptop kantor yang beratnya naudzubillah :).

Beras dan HP Basah

ImageMungkin ada baiknya saya menceritakan pengalaman menarik ini. Siapa tahu berguna bagi yang mengalami nasib sama.

Kejadiannya sekitar sebulan lalu. iPhone saya basah karena hal sepele: lupa tidak mengambilnya dari motor ketika motor itu di cuci di tempat pencucian motor. iPhone itu basah kuyup dan ketika itu saya sudah tak punya harapan.

Namun ketika dinyalakan, iPhone masih menyala dengan genangan air terlihat di seluruh permukaan LCDnya. Mengikuti insting, saya langsung mematikan iPhone itu karena saya yakin kalau terus menyala, aliran listrik akan bertemu air dan ujung-ujungnya membuat iPhone kebakar.

Lantas saya bergegas ke toko dan mendatangi salon di sebelah toko saya untuk meminjam hair dryer. Saya haruas segera mengeringkan iPhone itu. Dengan susah payah, saya berhasil membongkarnya sengingga saya bisa mengeringkan bagian dalamnya. Setelah beberapa lama dikeringkan, saya hidupkan kembali iPhone itu. Ternyata pengering rambut sama sekali tidak berfungsi. iPhone tetap basah dan LCD nya dipenuhi genangan air. Saya kehabisan harapan dan mengikhlaskan jika iPhone saya berpulang. Mungkin saatnya ganti. iPhone ini sudah menemani saya 5 tahun

Iseng-iseng saya mencari tahu di internet tips menyelamatkan smart phone yang basah kena air. Saya menemukan tips sederhana: setelah dikeringkan oleh pengering, segera rendam dalam beras selama 2 sampai 3 hari. Terkesan sedikit konyol. Tapi saya ikuti saja saran itu. Apa mau dibuat, ini usaha terakhir.

Saya rendam iPhone itu dalam beras selama 3 hari. Pastikan seluruh bagian handphone terendam.

Setelah tiga hari, dengan penuh harap dan perasaan ikhlas, saya mengambil iPhone itu dari dalam kuburan beras. Tombol powernya saya tekan. Dan….ternyata seperti mukjizat, iphone saya kembali normal. Semua genangan air dari LCD hilang. Benar-benar hilang kering. iPhone seperti sedia kala, seperti tidak pernah tersiram air sama sekali.

So, kalau smartphone atau handphone tersiram air masih bisa nyala, segera: 1) Matikan HP 2) Keringkan pakai pengering rambut, jangan terlalu dekat dan jangan terlalu lama. Pastikan suhunya sedang. dan 3) Rendam dalam beras selama 3 hari.

Setelah dicari-cari. ternyata memang beras mengandung unsur yang bisa menyerap air, disamping membuat hp berada dalam suhu hangat stabil

Selamat mencoba