Beranak

Aku adalah binatang jinak
Hendak kawin beranak pinak
Membawa serta urat leluhur budi
Memeluk putri tanah sendiri

Menarilah jika harus menari
Jangan biarkan melodi segera berhenti
Biarkan biola membuat kita bahagia

Bukit Tinggi, Juli 2007

Harapan

Ada kerlap-kerlip cahaya di bukit sana
Sedikit redup tapi terus menyala
Ayo kita daki hari-hari
Jengkal demi jengkal tapak kaki
Jangan kau lepas erat tangan dari tali
Pegang saja meski kadang kau tak kuasa
Pukul saja meski kau tak tega

Suasana hadir seperti air mengalir
Rindu rasa datang seperti petang yang niscaya
Sia-sia kita menolak kehadirannya.

Nanti ada sinar cerah di bukit sana.
Bukan cahaya redup bukan fatamorgana
Namun terang bulan dan api menyala.
Ayo kita ke sana!

Kuningan, Juli 2007

Maafkan Aku Rindu

Maafkan tiba-tiba namamu, wajahmu dan keseluruhanmu menjadi magnet yang menempel kuat dalam lamunanku. Maafkan jika aku tak berdaya di hadapan rindu rasa. Maafkan atas perasaan yang menjadi badai secara tiba-tiba. Semoga esok tak ada lagi badai ini. Semoga lautan tenang kembali.

(my lovely town Kuningan, 14 Juli 2007)