• Esai Pendek

    MedSos dan Kebebalan Kita

    Bulan lalu saya mampir di toko buku langganan saya sejak kuliah di dekat komplek dosen UIN Jakarta yang sekarang sudah hampir rata dengan tanah. Pemilik toko itu masih orang yang sama dengan orang yang biasa menjaga toko itu 15 tahun lalu. Tapi toko itu sekarang sepi. Ketika saya masuk, hanya ada dua orang di dalam toko itu, sepertinya mahasiswa, yang sedang melihat-lihat buku. Saya basa-basi menanyakan kabar seperti biasa kepadanya. Sepertinya ia sedang tidak terlalu bahagia. Mukanya menyimpan banyak masalah. Matanya seperti tak menyimpan cahaya masa depan. Layu dan lusuh. Ketika saya menyodorkan beberapa buku untuk saya beli, dengan sigap ia mengambil plastik pembungkus buku dan mulai merapihkannya dengan gunting.…