Tentang Urusan Birokrasi

Dalam dua bulan liburan di Indonesia ini, saya dan istri banyak mengurusi hal-ihwal terkait administrasi: urus pajak kendaraan, menggambil sertifikat rumah ke bank, mengganti nomor telepon ke bank, urus SIM yang mati dan lain-lain. Saya juga harus mengurus pencairan klaim BPJS Ketenagakerjaan karena ketika berangkat ke Amerika dahulu belum sempat.

Belum apa-apa saya sudah berburuk sangka. Momok birokrasi Indonesia yang panjang dan ribet, harus datang berkali-kali, lempar meja satu ke meja lain, menghantui sejak kepergian saya dari Los Angeles. Terbayang saya harus melipatgandakan kesabaran. Saya sudah siap dan memaklumi apa yang akan terjadi.

Namun apa yang saya alami baru saja cukup mengagetkan. Untuk urusan klaim BPJS Ketenagakerjaan saya hanya butuh waktu kurang dari 20 menit. Menariknya, tidak seperti dahulu, karena sudah terintegrasi, saya bisa mengurus klaim itu dari kantor terdekat dari rumah. Saya pergi ke kantor BPJS di BSD. Jangan lupa sebelum pergi ke kantor itu kita harus mengisi daftar antrean online di alamat ini HTTP://www.bpjstk-layananprima.com/registrasi.php. Pilih waktu yang pas dan tersedia. Saya daftar seminggu lalu ketika sedang transit menuju Jenewa untuk sebuah pekerjaan. Sekarang kita tidak bisa datang tanpa mengisi antrean online terlebih dahulu.

Saya masih saja berburuk sangka sebelum pergi tadi pagi. Pengalaman mengurus passport, meski daftar online, ternyata antrean tetap saja berdasarkan daftar kedatangan secara fisik. Artinya, antrean online tidak berpengaruh. Tapi tadi pagi saya kecele. Saya datang 15 menit sebelum jam 10, jam janjian sesuai antrian online. Saya diminta menunggu sebentar sampai jam 10. Satpam bilang kalau jam janjian antara jam 10 sampai jam 11, sistem antrian baru akan bisa dibuka pada jam itu. Jika datang telat atau terlalu awal maka sistem akan secara otomatis tidak berlaku.

Saya segera dipanggil setelah mendapatkan nomor antrian persis pada pukul 10. Petugas dengan ramah memanggil saya dan mempersilahkan duduk. Dengan sigap ia segera memeriksa dokumen yang saya sodorkan. Dokumen pengajuan juga sangat sederhana: hanya sebuah formulir singkat satu halaman (hanya mengisi alamat, nomor KTP dan BPJS serta alamat dan nomor rekening), foto kopi KTP, KK dan buku rekening bank, kartu BPJS Asli, serta surat bukti berhenti kerja dari kantor.

Setelah dianggap lengkap, saya diminta email kantor lama tempat saya bekerja. Katanya pihak BPJS harus memastikan ke kantor lama. Setelah email saya berikan, pada saat itu juga email dikirimkan ke kantor, dengan lampiran kopi email kepada saya. Luar biasa saya pikir. Petugas itu mengirim email saat itu juga. Biasanya kalau bilang ‘nanti harus konfirmasi ke kantor Bapak’ harus memakan beberapa waktu beberapa lama untuk dikerjakan. Ini tidak. Ia mengerjakannya saat itu juga di depan saya.

Saya tidak menghabiskan waktu lebih dari 15 menit. Pekerja itu mengatakan pada saya bahwa semua sudah beres dan secara otomatis klaim akan dikirim ke rekening dalam waktu satu minggu kerja. Dan saya berpamitan dengan sedikit memuji dan dan bersyukur atas perbaikan sistem ini.

Alhamdulillah. Semoga semua urusan birokrasi ke depan bisa profesional, cepat dan mudah. Urusan lain di kelurahan, kampus dan lain-lain mestinya bisa lebih mudah dengan bantuan teknologi.

Leave a Reply